Home Berita Berita Olahraga Noussair Mazraoui Tidak Berlatih Bersama Bayern Munich karena Tekanan Atas Sikap Pro-Palestina

Noussair Mazraoui telah menghadapi pelecehan karena mengutuk perang Israel di Jalur Gaza dan menyatakan solidaritasnya terhadap rakyat Palestina yang tertindas

Noussair Mazraoui
Noussair Mazraoui

Pemain sepak bola internasional Maroko Noussair Mazraoui terus menghadapi tekanan di klub Jerman Bayern Munich. Karena dukungannya terhadap Palestina di tengah pemboman Israel yang tak henti-hentinya dan tanpa ampun di Jalur Gaza yang terkepung.

Fabrizio Romano, seorang jurnalis olahraga yang sangat dihormati dan dapat diandalkan. Mengumumkan berita tersebut hari ini, mengatakan bahwa pemain sepak bola tersebut “tidak berlatih bersama tim Bayern hari ini.”

Pesepakbola tersebut juga sempat berbincang dengan manajemen klub menyusul postingannya yang pro-Palestina di media sosial.

“Kedua belah pihak telah bertukar posisi dengan jelas dan jelas,” kata Romano.

Mazraoui menghadapi pelecehan ekstrem dalam beberapa tahun terakhir karena mengungkapkan solidaritasnya terhadap Palestina di media sosial.

Beberapa media Jerman mengecam keras pemain sepak bola tersebut, menuduhnya “mendukung terorisme.”

Bild, tabloid terkemuka di Jerman, merupakan salah satu kritikus paling kejam atas dukungan Mazraoui terhadap Palestina

“Pendukung Terorisme di lapangan? Tak tertahankan!” adalah judul utama tabloid tersebut yang mempermasalahkan ekspresi bek kanan Maroko itu jika solidaritasnya terhadap Palestina.

Menyusul pemberitaan pedas tersebut, Bayern Munich segera bergabung dengan kampanye pelecehan tersebut melalui siaran pers. Menyatakan bahwa mereka telah segera menghubungi pemain tersebut dan menyatakan niatnya untuk terlibat dalam “diskusi pribadi yang mendalam” dengannya setelah dia kembali ke Munich.

“Semua orang, termasuk setiap karyawan dan setiap pemain, mengetahui nilai-nilai yang dijunjung FC Bayern. Kami telah mempublikasikan nilai-nilai ini dan dengan tegas menyatakannya,” kata klub.

Banyak pemain sepak bola Muslim menghadapi tekanan dan pelecehan serupa dari media internasional.

Pemain sepak bola internasional Aljazair, Youcef Atal adalah salah satu pemain sepak bola Muslim yang diskors karena sikapnya yang pro-Palestina. Klub Prancis Nice menskorsnya karena memposting video di Instagram yang menunjukkan dukungan untuk Palestina.

“Mengingat sifat publikasi yang dibagikan [oleh Atal], dan keseriusannya. Klub telah mengambil keputusan untuk segera mengambil tindakan disipliner terhadap pemain tersebut. sSebelum tindakan apa pun yang mungkin diambil oleh otoritas olahraga dan hukum,” kata klub tersebut. dalam sebuah pernyataan.

Situs Judi Online Terpercaya

TOSERBET

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *